Teror Ular Menyasar ke Sukabumi, Warga Temukan Beberapa Jenis Ular

SUKABUMI – Teror ular pada musim penghujan ini tak hanya terjadi di Citayam Bogor saja, namun juga terjadi di Kota Sukabumi. Warga Perumahan Pakuan Residence di Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Sukabumi dalam dua hari terakhir menemukan sejumlah ekor anak ular berbagai jenis.

Bahkan, warga menangkap dan membunuh enam ekor anak ular. Sejumlah ular itu diduga berasal dari sungai dan kebun di dekat perumahan. Ular jenis kobra, pucuk dan welang meneror warga setempat.

“Sudah dua hari ini warga menemukan anak ular itu, muncul di area perumahan. Di depan gerbang menuju perumahan kebetulan ada sungai, ada taman juga. Nah, di pinggirnya ada kebun yang ditembok, ular-ular diduga berasal dari lokasi itu,” kata Yoga, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Warudoyong, Jumat (13/12/2019).

Hingga kini, menurut Yoga, warga sudah menangkap tiga anak ular kobra, dua ular pucuk dan seekor anak ular welang. Satu ekor di antaranya sempat masuk ke garasi rumah salah satu warga.

“Ular kobra ditemukan di Blok IV di area dekat masjid, ada yang sampai masuk ke dalam garasi. Satpam perumahan juga beberapa kali menangkap anak ular itu. Semuanya sudah mati,” tuturnya.

Kini warga di perumahan mulai cemas oleh kemunculan anakan ular itu. Mereka khawatir, masih banyak ular yang berkeliaran dan masuk ke rumah-rumah warga.

“Sudah kita laporkan ke BPBD Kota Sukabumi, informasinya bakal segera datang ke lokasi untuk mengecek. Kondisi warga saat ini memang khawatir, karena takut masuk ke dalam rumah,” ucap Yoga.

Rencananya warga bergotong royong membersihkan rumput liar dan lahan yang kurang terurus di sekitar perumahan ini untuk mengantisipasi lanjutan teror ular. “Kami akan kerja bakti bersama warga membersihkan lingkungan perumahan,” ujar Yoga. (Tea)

Admin: