Pasca Malam Pergantian Tahun, Sampah di Kabupaten Cianjur Capai 200 Ton

CIANJUR – Di awal tahun 2020, atau tepatnya pasca-perayaan malam pergantian tahun, volume sampah di Kabupaten Cianjur meningkat 10 ton.

Pertanggal 1 Januari 2020, total sampah yang berhasil di angkut mencapai 200 ton. Sampah plastil dan botol minum mendominasi sampah-sampah tersebut.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Sumarna, mengatakan peningkatan volume sampah terjadi lantaran adanya momentum perayaan menyambut pergantian tahun 2019-2020.

“Dari enam armada yang disiapkan untuk menyisir sampah di wilayah perkotaan, dua di antaranya mengangkut sampah dari Alun-alun. Biasanya hanya satu armada truk sampah, yang setiap truk bisa mengangkut maksimal 5 ton sampah,” ujar Sumarna, Rabu (1/1/2020) sore.

Ia menambahkan, bila ditotal dari 11 kecamatan yang dilayani pengangkutan sampahnya oleh DLH, volume sampah usai malam pergantian tahun itu mencapai 200 ton.

Padahal, biasanya volume sampah per hari hanya 180-190 ton.

“Khusus di alun-alun sampahnya kebanyakan masih dibuang sembarangan, kesadaran pengunjung masih minim. Padahal sudah ada imbauan agar sampah dibuang pada tempatnya,” tambah Sumarna.

Peningkatan volume sampah tersebut, kata Sumarna, membuat tumpukan sampah di TPA Sementara Pasir Sembung semakin tinggi.

“Kami sedang upayakan TPAS baru di Cikalongkulon, sehingga setiap momen hari besar seperti ini tidak membuat gunung sampah di Pasirsembung terus meninggi. Namun yang lebih penting ialah bagaimana menyadarkan warga untuk tidak buang sampah sembarangan,” tandasnya. (Ver)

Admin: