Kawanan Monyet di Pagerageung Tasik ‘Serang’ Kebun Milik Warga, Apa Penyebabnya?

TASIKMALAYA – Kawanan monyet menyerang area kebun palawija milik warga Desa Nangewer, Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya dalam kurun satu minggu terakhir.

Monyet yang jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan ini memakan tanaman palawija milik para petani setempat. Tanaman palawija yang diserang di antaranya jagung, kacang panjang dan cabai.

“Buah pepaya yang ditanam para petani juga rusak dimakan. Terutama yang sudah matang. Untuk sejauh ini belum diketahui berapa kerugian materi akibat serangan monyet ini. Warga masih fokus pada upaya penanggulangan,” jelas Camat Pagerageung, Uwen Sulaeman, belum lama ini.

Kawanan monyet berekor panjang ini, samnung Camat, menyasar palawija di Blok Ciguntur, Nyalenghor, Cihalisan, dan Cibungur di lereng Bukit Nangewer.

Terkadang, lanjutnya, kawanan juga tepergok berada di kawasan permukiman. Kawanan monyet turun gunung diduga disebabkan makanan di puncak bukit mulai habis, menyusul kemarau panjang tahun ini.

“Sejauh ini warga kewalahan menanggulangi kawanan monyet yang jumlahnya mencapai ratusan ekor ini,” ujar Uwen.

Disebutkannya, sejauh ini kawanan monyet hanya menyerang kebun palawija milik warga.

“Mereka memang masuk ke perkebunan palawija, semata karena kelaparan. Tidak ada sifat agresif terhadap manusia,” kata Uwen.

Diketahui, serangan kawanan monyet ini sudah dilaporkan ke kantor Seksi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah IV Tasikmalaya, Bidang KSDA wilayah III Ciamis, di Jalan Sukarindik, Kota Tasikmalaya.

“Kami menunggu petugas BKSDA untuk melakukan upaya penanggulangan. Masyarakat siap membantu (pihak terkait),” ujar Uwen. (Hen)

Admin: