Jelang Akhir Tahun, Kebutuhan Pokok di Purwakarta Mulai Melonjak

PURWAKARTA – Menjelang natal dan tahun baru (nataru) 2020, sejumlah kebutuhan pokok di Purwakarta mulai mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Purwakarta, Karliati Djuanda, mengatakan kenaikan bahan pokok sendiri terdapat di tiga Pasar. Seperti di Pasar Jumat, Pasar Citeko dan Pasar Simpang Wanayasa.

“Kita juga sudah rapat dengan tim ketahanan pangan Jawa Barat secara umum kenaikan mulai terlihat untuk tiga komoditas, telur ayam, bawang merah, dan cabai merah,” kata Karliati, Jumat (29/11/2019).

Ia menuturkan, untuk telur ayam negeri kenaikan harga di sejumlah pasar tradisional tercatat berkisar Rp1.000/kilogramnya. Dari yang semula seharga Rp 23 ribu/kilogram, menjadi Rp24 ribu/perkilogramnya.

Sementara, untuk bawang merah, Ia menyebutkan kenaikan harga mulai terpantau Rp2 ribu/kilogramnya. Untuk bawang merah yang normalnya Rp28 ribu menjadi Rp30 ribu perkilogramnya. Kemudian untuk cabai merah kenaikan juga naik sekitar Rp2 ribu/kilogramnya.

Menurutnya, kenaikan ini terjadi karena mulai meningkatnya kebutuhan konsumen akan telur ayam, bawang merah, dan cabai merah. Sehingga harga mulai melonjak.

Situasi ini biasanya kerap menjadi momen setiap tahuh jelang Nataru. Ia pun memprediksi kenaikan juga masih terjadi hingga beberapa pekan ke depan hingga Tahun Baru 2020 tiba.

“Biasanya Desember minggu kedua mulai merangkak naik lagi sesuai kebutuhan pasar,” ujarnya.

Ia menuturkan Kabupaten Purwakarta memperoleh pasokan kebutuhan pangan dari Pasar Induk dan Pasar Caringin. Sehingga, katanya, harga yang ada di pasaran sangat berpengaruh pada lonjakan harga yang juga terjadi di Kabupaten Purwakarta.

Ia mengatakan Pemkab Purwakarta bersama Pemprov Jawa Barat akan berupaya mengantisipasi lonjakan harga yang signifikan. Sehingga diharapkan konsumen tidak mengeluhkan kenaikan harga yang terlalu jauh dan merugikan. (Sup)

Admin: