Janggal, Baru Sebulan Ratusan Bibit Ayam Bantuan Pemerintah Mati

TASIKMALAYA – Ratusan ekor bibit ayam dari Kementrian Pertanian yang diterima sejumlah kelompok tani di Kecamatan Leuwisari mati mendadak. Dari 500 ekor bibit ayam bantuan pemerintah, 90 persen diantaranya mati.

Hal itu dikatakan ketua Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) Nurul Huda di Kampung Tanjung Desa Ciawang Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya Riki Alip.

Ia mengaku harus merelakan 90 persen ayam bantuannya mati. Dari 500 ekor bibit ayam jenis joper dari Kementerian RI itu, hanya tersisa 20 ekor saja yang masih hidup.

“Sangat disayangkan bantuan bibit ayam (dari pemerintah) ini malah mati, padahal baru satu bulan bantuan ini kami dapatkan,” kata Riki Alip, Sabtu (23/11/2019) pagi.

Riki menyebutkan, pembagian ayam sendiri disalurkan melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya.

“Matinya itu bertahap, setiap hari rata-rata ada 10 sampai 15 ekor. Padahal perawatan, pemberitan pakan sudah sesuai dengan arahan dari Dinas,” tambah Riki.

Bibit ayam tersebut, katanya, hanya 20 ekor ayam yang mampu bertahan hidup meskipun telah melaksanakan pemeliharaan dan memberikan pakan sesuai standar yang telah disosialisasikan oleh dinas.

“Kita sudah lapor ke dinas terkait, soal kematian ayam ini. Kita gak mau dianggap negatif, karena ini ayamnya bantuan,” cemasnya. (Idr)

Admin: