Harap Panen yang Berlimpah, Warga Patrol Gelar Ziarah Akbar

INDRAMAYU– Ratusan warga menggelar ziarah akbar di tempat pemakaman umum (TPU) Ki Buyut Doglong, Desa Limpas, Kecamatan Patrol, Indramayu, Sabtu (21/12/2019).

Ritual tersebut merupakan rangkaian acara Munjung atau mengunjungi kuburan yang difasilitasi Pemerintah Desa Limpas.

Diawali dengan pagelaran wayang kulit, adat Munjung diwarnai dengan acara kenduri serta doa bersama di tengah-tengah kuburan dipimpin tokoh ulama setempat.

Saat doa bersama, warga yang umumnya merupakan petani bermunajat agar pada musim tanam rendeng tahun ini diberi kelancaran, kemudahan, terbebas hama dan penyakit sehingga hasil panen padi melimpah.

Mereka juga berdoa agar Desa Limpas dan ratusan hektare lahan pertanian milik petani terhindar dari bencana banjir.

“Pertama kami bersyukur kepada Allah SWT bisa rutin melaksanakan adat Munjung, ziarah kubur bersama-sama. Kedua kita berdoa supaya desa kami terhindar dari musibah banjir,” kata Kuwu Desa Limpas, Tato.

Dia mengungkapkan, musibah banjir memang kerap melanda desanya. Hampir saban tahun, bencana banjir membuat susah warganya demikian pula dengan para petani. Tanaman padi mereka kerap tenggelam, rusak, bikin rugi.

Tradisi Munjung, lanjut dia, rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang datangnya musim tanam rendeng. Selain untuk menjaga tradisi, Munjung juga dijadikan sebagai ajang silaturahmi seluruh masyarakat di Desa Limpas.

“Ada nilai luhur dibalik tradisi Munjung ini. Di antaranya untuk memperkuat silaturahmi, selalu menghormati para leluhur yang telah wafat dan sebagai pengingat agar warga memanfaatkan umur dengan sebaik-baiknya,” terang dia.

Tak hanya itu, acara Munjung juga menjadi patokan waktu bagi para petani untuk menyambut musim tanam rendeng. Mereka tidak akan turun kesawah apabila belum dilaksanakan ritual Munjung.

Demikian pula  setiap transaksi yang berkaitan dengan bidang pertanian. Seperti perjanjian sewa lahan garapan, gadai sawah serta lainnya.

“Batas waktu mulai atau berakhirnya perjanjian pas saat digelar acara Munjung. Disamping, melalui adat Munjung ini kekompakan seluruh komponen warga dapat selalu terjaga. Sebab lestarinya adat merupakan bukti kondusifnya daerah saat ini,” tambah dia.

Pemerintah Desa Limpas, katanya, sangat mendukung upaya masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya lokal. Karena ini sudah menjadi ciri khas daerah dan memiliki manfaat yang sangat besar dalam menjalin kebersamaan antar warga.

Dalam kesempatan itu, Kuwu Tato berpesan, agar kebersamaan dan soliditas masyarakat terus dipertahankan dalam mendukung terwujudnya visi Indramayu Remaja. (Wah)

Admin: