Awal 2020, Fajar Paper Berikan Pengetahuan Pemadam Kebakaran ke Murid SMK

BEKASI – Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Fajar Paper diawal tahun 2020 ini menyasar SMK-SMK di Kabupaten Bekasi.

Kali ini, CSR Fajar Paper menggarap edukasi penanggulangan kebakaran untuk para siswa-siswi SMKN 1 Cikarang Barat, SMKN 1 Cikarang Utara, SMKN 2 Cikarang Barat.

Selain penyampaian materi edukasi seputar api dan bahaya yang dapat ditimbulkan, para siswa-siswi juga dilatih untuk melakukan demo langsung atau simulasi pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan simulasi mobil pemadam kebakaran (Damkar), yang melibatkan sekitar 50 sampai 100 murid setiap sekolah.

Kurniawan, penanggung jawab program CSR PT Fajar Paper mengaku, pengetahuan murid tentang penanggulangan kebakaran masih minim. Maka dari itu, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi untuk mengadakan edukasi ini.

“Pengetahuan para siswa-siswi sekolah menengah kejuruan tentang APAR masih sangat minim, hal itu mendorong CSR PT. Fajar Surya Wisesa,Tbk atau Fajar Paper melakukan edukasi penanggulangan kebakaran bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi untuk memberikan pengetahuan tentang penanggulangan kebakaran kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),” jelas Kurniawan.

Kegiatan edukasi penanggulangan kebakaran ini sudah berlangsung pada bulan Januari 2020, kegiatan ini mendapatkan respon yang sangat positif oleh para murid dan guru-guru. Terbukti, dengan antusias peserta mengikuti pelatihan penanggulangan kebakaran yang diselenggarakan oleh PT Fajar Paper sangat membludak.

“Kedepannya mereka akan mampu membantu teman-teman dan orangtuanya untuk lebih waspada akan bahaya kebakaran, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal mereka, serta edukasi ini sebagai upaya menekan jumlah insiden kebakaran & penanganan api mulai dari kelompok terkecil yaitu keluarga dan sekolah,” tambah Kurniawa.

Sementara, Gunawan salah satu guru SMKN 2 Cikarang barat mengatakan, program edukasi pemadam kebakaran seperti ini sangat bermanfaat dan dapat menjadi pengetahuan baru bagi murid.

“Karena (dengan kegiatan ini) kita dapat mengetahui cara menggunakan alat-alat pemadam api ringan dan juga kita bisa mengetahui cara menanggulangi jika terjadi kebakaran. Program ini dirasakan perlu di berikan ke sekolah-sekolah lainnya khusunya yang ada di sekitar perusahaan,” tutur Gunawan.

Sekedar diketahui, selai program CRS di bidang pendidikan, masih ada program kegiatan CSR lainnya sebagai bentuk dari tanggung jawab sosial perusahaan yang dituangkan dalam Kegiatan seperti: Zakat fitrah, bantuan hewan qurban, pemberian bantuan paket alat tulis dan seragam guru, renovasi sekolah, periksa mata gratis, bantuan 30 unit komputer, donor darah, bantuan sembako, bantuan kepada korban bencana alam, santunan anak yatim piatu, sunatan masal, bantuan kursi roda, dan masih banyak lagi.

Kukuh Prakoso
Admin: